Menu

Destinasi: Pasar Tradisional Ala Australia, Begini Penampakannya

Pasar Tradisional Ala Australia, Begini Penampakannya

SydneyDi Sydney, Australia ternyata kita masih bisa menjumpai pasar tradisional yang menjual aneka sayur mayur. Carriageworks Farmer Market, begini penampakannya.

Sydney termasuk salah satu kota metropolitan di dunia. Penampakan kotanya yang tertata rapi tampak begitu modern. Namun di balik gemerlap gedung-gedung tinggi Sydney, tersembunyi sebuah pasar tradisional yang masih menjual aneka sayur mayur dan bahan makanan lainnya.

Pasar ini juga menawarkan interaksi antara penjual dan pembeli yang hangat, layaknya pasar-pasar tradisional di pedalaman Indonesia. Nama pasar tradisional ini adalah Carriageworks Farmers Market.

detikTravel atas undangan maskapai Garuda Indonesia dan juga Tourism Australia (Destination New South Wales), menjelajahi Carriageworks Farmer Market pada Sabtu (4/2/2017) lalu. Pasar ini menempati sebuah bangunan bekas sebuah pabrik kuno.

Bentuk pasar ini pun seperti gudang besar, dengan mesin-mesin berukuran jumbo masih ada yang tersimpan di sana. Kesan industrialis langsung terasa lewat rangka-rangka baja yang jadi atap bangunan, serta dinding batu bata yang masih dibiarkan sama seperti aslinya.

Penampakan pasar tradisional Carriageworks Farmer Market (Wahyu/detikTravel)Penampakan pasar tradisional Carriageworks Farmer Market (Wahyu/detikTravel)

Pasar ini berisi aneka produk sayur mayur lokal, serta aneka bahan makanan lainnya. Dari mulai minyak zaitun, keju, susu, mentega, wine, daging sapi, kambing, kalkun, hingga ayam, sampai bunga hias pun ada.

Makanan cepat saji dari mulai sandwich, hingga burger juga dijual di pasar tradisional ini. Aneka kue-kue manis, pastry, hingga banyak jenis roti lain tak ketinggalan ditawarkan para penjual. Semua jajanan ini cocok dicemil traveler, sembari asyik berbelanja bahan masakan.

Penjual sayur mayur di Carriageworks Farmer Market (Wahyu/detikTravel)Penjual sayur mayur di Carriageworks Farmer Market (Wahyu/detikTravel)

Mike McEnearney, kurator Carriageworks Farmer Market mengatakan pasar tradisional ini bisa berkembang seperti sekarang karena komitmen dari para penjual yang terlibat di pasar ini. Mereka hanya akan menjual produk-produk berkualitas tinggi, yang dihasilkan dari perkebunan atau peternakan mereka sendiri.

“Kami hanya menjual produk yang dihasilkan di negara bagian New South Wales saja. Para pedagang di sini tidak bisa langsung berjualan, tetapi mereka harus memenuhi kriteria yang kami tetapkan, jika tidak, ya tidak boleh jualan. Komitmen para pedagang di sini sangatlah mengagumkan. Seperti contohnya Coutryvalley Dairyfarm ini, mereka rela jauh-jauh menempuh perjalanan 4 jam hanya demi menyajikan produk terbaik untuk para konsumennya,” cerita Mike.

Carriageworks Farmer Market pun berkembang layaknya sebuah komunitas. Dari awalnya hanya beberapa orang saja, kini sudah menjadi berpuluh-puluh anggota. Layaknya sebuah keluarga besar, mereka pun saling mengenal satu sama lain.

Ada juga penjual yang berdagang kue dan pastry (Wahyu/detikTravel)Ada juga penjual yang berdagang kue dan pastry (Wahyu/detikTravel)

Mayoritas pedagang di sini memang berjualan bahan makanan, tetapi tidak semuanya organik. Karena untuk bisa menjual bahan makanan organik, para pedagang ini harus memiliki sertifikat khusus, dan untuk mendapatkan sertifikat itu tidaklah murah.

“Kebanyakan yang dijual di sini adalah bahan makanan, sayuran hijau. Tidak semuanya organik, karena mereka tidak cukup uang untuk membayar sertifikasi. Tetapi saya bisa pastikan, kualitas bahan makanan yang mereka jual sangat mengagumkan,” jamin Mike.

Mike pun bercerita beberapa chef terkenal di Sydney mengutus bawahannya untuk berbelanja di pasar ini, jauh lebih pagi daripada pengunjung pasar yang lain. Terkadang mereka sendiri memilih bahan makanan terbaik mana yang ingin mereka beli. Setelah membeli berkotak-kotak bahan makanan, dan pembeli mulai ramai, baru mereka kembali ke restorannya masing-masing.

“Ada banyak chef terkenal di Sydney yang pergi ke pasar ini. Saya tidak bisa menyebutkan namanya satu persatu. Mereka datang sebelum orang lain datang, dan pergi sebelum pasar ramai,” ujar Mike.

Bunga-bunga hias cantik juga dijual di pasar ini (Wahyu/detikTravel)Bunga-bunga hias cantik juga dijual di pasar ini (Wahyu/detikTravel)

Pasar yang hanya ada seminggu sekali di hari Sabtu ini pun sangat ramai oleh pengunjung. Warga lokal dan beberapa orang wisatawan pun asyik berbelanja mingguan, bahan makanan yang akan mereka masak di rumah. Uniknya, mereka membawa kantong belanjaan sendiri, sehingga penggunaan plastik bisa diminimalkan.

Satu lagi yang perlu dicontoh dari pasar ini adalah soal kebersihan. Meski statusnya hanya sebagai pasar tradisional mingguan, tetapi pasar ini sangatlah bersih. Nyaris tidak ada sampah di pasar ini. Sepertinya budaya tertib membuang sampah sudah tertanam di dalam keseharian warga Sydney.

Traveler yang liburan ke Sydney dan penasaran dengan pasar ini, bisa langsung mampir. Pasar yang beralamat di 245 Wilson St, Eveleigh, Sydney ini hanya buka di hari Sabtu, dari mulai pagi jam 10.00 sampai 18.00 waktu setempat. (wsw/fay)

Leave a Reply