Menu

Kemenpar Apresiasi Sail Indonesia Moyo Tambora 2018

Peluncuran Sail Indonesia Moyo Tambora

JAKARTA, JalanJalanSeru.com: Kementrian Pariwisata (Kemenpar) sangat apresiasi digelarnya Sail Indonesia Moyo Tambora (Sail Motam) 2018, karena akan mendorong investasi sekaligus menjadi sarana promosi pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB). Sail Motam 2018 yang diikuti 42 negara akan berlangsung di Pulau Sumbawa pada 9 hingga 23 September 2018.

“Kami sangat apresiasi dengan digelarnya event wisata yang pertama kali berlangsung. Kami prediksi bakal sukses, karena nama Pulau Moyo sudah terkenal di dunia, sejak almarhum Lady Di atau Putri Dunia dari Inggris pernah berlibur di Pulau Mojo, sehingga namanya sempat mendunia. Dan kini dibangkitkan lagi dengan even sail ini,” papar Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman kepada Bisniswisata.co.id saat peluncuran Sail Indonesia Moyo Tambora di Jakarta, Ahad (15/07/2018) malam.

Selain itu, sambung dia, NTB sangat konsisten dalam mempromosikan pariwisata NTB, sehingga berbagai event wisata selalu menjadi perhatian wisatawan “Untuk mensukseskan Sail Motam 2018 dijalankan strategi promosi yang lengkap yaitu saat pre-event, on-event, dan post-event (POP),” sambung Dadang Rizki Ratman.

Wakil Gubernur NTB H.Muh.Amin mengatakan selama 8 tahun NTB menunggu realisasi penyelenggaraan Sail Motam dan Baru tahun 2018 baru terlaksana. Sail Motam yang diikuti peserta dari 42 negara ini kita harapkan akan menjadi mendorong masuknya investasi serta menjadi sarana mempromosikan pariwisata NTB khususnya Pulau Moyo dan Tambora, Kabupaten Sumbawa.

Wagub H. Muh. Amin didampingi Sekretaris Kementerian Koordinasi Bidang Kemaritiman (Kemenko Maritim) Agus Purwoto dan Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Dadang Rizki Ratman mengatakan, Sail Motam 2018 menjadi sarana promosi dan meningkatkan kunjungan wisatawan ke NTB yang tahun ini mentargetkan 4 juta wisatawan, 2 juta di antaranya wisatawan mancanegara (wisman).

“Kita harapkan event ini menjadi pendorong invetasi dalam upaya meningkatkan perekonomian NTB. Investasi yang masuk ke NTB masih kurang dari 5% dari total investasi nasional yang tahun lalu sebesar Rp 650 triliun,” kata Muh. Amin.

Masuknya investasi tersebut, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah NTB tahun lalu mencapai 7,1% atau di atas pertumbuhan nasional. Dampaknya, dapat menurunkan angka kemiskinan hingga 2% dan diharapkan dalam lima tahun ke depan tinggal 1%.

Seskemenko Maritim Agus Purwoto mengapresiasi NTB yang konsisten berusaha merealisasikan penyelenggaraan event Sail Motam. “Konsistensi dan kegigihan NTB tersebut berbuah dengan terealisasinya even sail internasional Moyo Tambora 2018 ini,” kata Agus Purwoto.

Untuk pre-event digelar kegiatan event Bulan Pesona Lombok Sumbawa 2018 berlangsung dari tanggal 18 Agustus hingga 16 Sepetember 2018. Untuk on-event, Sail Motam 2018 berlangsung pada 9 hingga 23 September 2018. Even ini kemudian dilanjutkan dengan post-event yaitu Festival Pesona Moyo yang akan berlangsung pada 10 September hingga 8 Oktober 2018.

Sail Indonesia Moyo Tambora 2018 diselenggarakan bersama oleh Pemkab Sumbawa dan Pemprov NTB bekerjasama dengan Kemenko Maritim dan Kemenpar. Event ini merupakan upaya mempromosikan potensi wisata bahari NTB khususnya Pulau Satonda, Pulau Moyo, dan Tambora atau Samota di Kabupaten Sumbawa ke kancah internasional, sebagaimana tema yang diangkat dari Sai Indonesia Moyo Tamboran 2018 yakni Discover Samota.

Sementara itu untuk mensukseskan even Sail Motam 2018 akan digelar rangkaian acara antara lain; Tambora Vulcano Tour, International Yacht Rally, Culture Performance Moyo Tambora, City Parade, Expo Maritim, Moyo Tambora Fun Run, International Culinary Program, Dialog Budaya Maritim,

Juga Investment Forum, Seminar Internasional Asia Pasifik Geopark Network, Barapan Kebo & Pacuan Kuda, International Paragliding Competition, dan juga pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat setempat. (END)

Leave a Reply