Menu

Menggapai Kenyamanan & Ketentraman di Pulau-pulau Resort Kepulauan Seribu

Patung tiga putri yang menjadi mascot di dekat dermaga Pulau Putri ( foto: HAS)

JAKARTA, test.test.JalanJalanSeru.com: Mencari tempat wisata berkonsep resort yang nyaman, tentram, dan jauh dari kebisingan hiruk pikuk segala kegiatan orang lain,  pilihannya masih ke Kepualauan Seribu yang masuk wilayah DKI Jakarta. Ada beberapa tempat wisata yang akan cocok untuk mereka yang punya harapan seperti itu, terlebih lagi kalau membawa putra dan putri dan anggota keluarga lainnya.

pesona-indonesia_update-22nov

Pulau Bidadari merupakan salah satu resor lainnya di Kepulauan Seribu yang sebelumnya memiliki dua nama yaitu Pulau Sakit dan Pulau Pumerend. Sempat kosong dan tidak berpenghuni sampai dengan tahun  1970an dan setelah dikelola pulau ini berganti nama menjadi Pulau Bidadari yang lebih menjual seperti pulau-pulau yang sudah ada yaitu Pulau Putridan Pulau Nirwana.

Perjalanan menuju resor ini tidak membutuhkan waktu yang lama karena masih berdekatan dengan daratan Jakarta, sekitar setengah jam dari Marina, Ancol.  Dalam satu hari setidaknya ada dua hingga tiga kali keberangkatan kapal dari dermaga Marina, Ancol dan dari pulau. Jadwal keberangkatan kapal, paling banyak pada hari Sabtu sedangkan pada hari biasa, jadwal keberangkatan kapal hanya dua kali, yakni pada jam 08.00 pagi dan jam 10.00.

Sepanjang perjalanan menuju resor ini, bisa disaksikan gugusan pulau yang sarat dengan nilai sejarah seperti Pulau Cipir ( Pulau Kahyangan), Pulau Onrust dan Pulau Kelor, pulau-pulau  yang pernah digunakan oleh penjajah, VOC Belanda  sehingga banyak terlihat bangunan-bangunan peninggalan seperti benteng dan pelabuhan kuno.

Pada abad ke-17,tepatnya  tahun 1679, VOC membangun sebuah rumah sakit  lepra atau kusta yang merupakan pindahan dari Angke karena itulah, pulau ini sempat dinamakan Pulau Sakit. Saat bersamaan, Belanda mendirikan benteng pengawas. Benteng yang dibangun ini lebih berfungsi sebagai sarana pengawasan untuk melakukan pertahanan dari serangan musuh.

Sekitar tahun 1800 armada laut Inggris menyerang pulau ini dan menghancurkan bangunan di atas pulau. Tahun 1827  pulau ini kembali dibangun oleh Belanda dengan melibatkan pekerja orang Tionghoa dan tahanan. Bangunan yang berdiri adalah asrama haji yang berfungsi hingga tahun 1933.

Karena letak Pulau Bidadari yang tidak jauh dari daratan kota Jakarta maka dari sini kita bisa mengintip gedung-gedung Jakarta yang terlihat seperti miniatur kota. Di sekitar pulau Bidadari juga tumbuh hutan mangrove yang menambah pesona pulau. Menurut masyarakat tempat dulunya pulau ini sering dijadikan tempat liburan Pengeran Jayakarta dan para penghuni kerajaan. Sehingga pulau ini dinamakan pulau Bidadari.

Tak jauh dari Pulau Bidadari ada Pulau Ayer Resort yang dijuluki sebagai mutiara Kepulauan Seribu dengan daya tarik utama keberadaan cottage yang berada di atas laut bergaya etnik Papua sehingga berlibur di pulau ini kita serasa berada di Raja Ampat, Papua.

Letak pulau ini hanya berjarak sekitar 14 km dari Marina Ancol dan sudah kerap dikunjungi sebagai tempat berwisata sejak tahun 1950. Proklamator dan Presiden pertama RI Bung Karno sering menjadikan pulau ini sebagai tempat beristirahat. Beliau pernah mengajak mantan Presiden Tito dari Yugoslavia dan mantan Sekretaris Jenderal PBB, U Nu, berkunjung ke pulau ini.

Pada malam hari-hari lampu-lampu di kawasan Utara Jakarta terlihat jelas dan pengelola resort ini selain menyediakan fasilitas akomodasi cottage di pulau ( darat) juga di atas air (apung). Pilihannya juga bisa menginap atau cukup pulang hari dengan harga paket yang terjangkau.

Fasilitas water sport tersedia namun tamu tidak bisa berenang di laut karena airnya kurang bersih akibat penduduk Jakarta suka membuang sampah ke laut. Namun tersedia kolam renang, children playground, arena untuk barbeque, ruang pertemuan, ruang karaoke dan mini market.

Pulau ini memiliki terdiri 33 bangunan cottage di atas air  yang dibagi menjadi tiga kelompok: VIP, Family, dan Standard dan juga di darat dengan fasilitas terdiri dari 14 bangunan.

Pulau Ayer Resort salah satu resort di atas air yang nyaman ( foto: repro pulauayertour.com)
Pulau Ayer Resort salah satu resort di atas air yang nyaman ( foto: repro pulauayertour.com)

Pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas dari pagi hingga malam seperti memancing ditengah kesunyian malam dan deburan ombak. Pulau Ayer juga kerap menjadi tujuan wisata MICE terutama oleh berbagai perusahaan yang menyelenggarakan incentive trip untuk para karyawannya.

Salah satu pulau yang membuat pengunjung buru-buru ingin melompat turun dari kapal speed boat adalah Pulau Putri yang dikeliling pepohonan. Patung tiga putri yang menjadi mascot di dekat dermaga dan kursi-kursi malas yang berjejer di bibir pantai yang menghiasi bagian dalam pulau sungguh menggoda pengunjung untuk langsung menikmati keindahan alam.

Meski cuaca panas namun karena pulau di tutupi dengan pohon-pohon yang rapat membuat udara menjadi sejuk. Keindahan juga semakin terlihat dengan adanya panorama gugusan pulau yang bersebelahan dengan pulau yang dapat ditempuh sekitar 1,5 jam dari Marina, Ancol, Jakarta ini.

Mengelilingi pulau sambil berjalan kaki bisa menjadi alternatif untuk melewatkan waktu bersantai di Pulau Putri yang luasnya mencapai 8 hektare, pengunjung dapat menikmati pesona Pulau Putri di antara rindangnya pepohonan dan sejuknya hembusan angin sehingga perjalanan mengelilingi pulau menjadi sangat menyenangkan. Tak hanya itu, fasilitas yang disediakan di Pulau Putri juga sangat lengkap dengan cottage dan fasilitas water sport lainnya seperti kolam renang,  watersport (kano, banana boat, dive shop, dan juga surf bike) serta lapangan tenis.

Pengunjung juga bisa melakukan snorkeling menikmati keindahan alam bawah laut di pulau-pulau kecil kosong di sebelah Pulau Putri dengan karang yang indah serta bermain dengan ikan yang berwarna-warni. Buat yang tidak ingin berbasah-basah bisa tetap melihat keindahan bawah laut dengan menikmati terowongan bawah laut yang tersedia di Pulau Putri.

Terowongan ini panjangnya mencapai 100 meter, pengunjung akan disuguhi karang yang indah dan melihat beragam ikan hias yang ada di Pulau Putri tanpa harus berenang. Fasilitas undersea tunnel aquarium atau yang lebih dikenal dengan “Mini Seaworld” ini menjadi daya tarik unggulan karena hanya ada di pulau ini.

Pengunjung dapat melakukan berbagai kegiatan wisata seperti berenang, berjemur, memancing, menikmati pemandangan sekitar.terutama yang tidak boleh dilewatkan adalah saat sunset dimana cahaya matahari berwarna keemasan berpendar memecah diatas air laut diiringi oleh suara ombak dan angin di pepohonan. Semburat munculnya matahari pagi ( sunrise) juga tidak kalah indahnya.

Pulau Kotok adalah salah satu tempat menyelam yang cukup menarik di kawasan Kepulauan Seribu. Vegetasi di pulau ini masih asli dan panorama bawah laut di pulau ini benar-benar memanjakan para penyelam

Ada dua  pulau yang disebut kembar yaitu pulau Kotok Besar dan pulau Kotok Kecil dimana keduanya menjadi tempat favorit bagi penggemar alam bahari. Akses dan transportasi untuk mencapainya menggunakan kapal cepat dari Marina, Ancol dengan waktu  tempuh sekitar dua jam.

Alam Kotok Resort atau juga dikenal sebagai Pulau Kulkul Kotok,  merupakan pulau yang sangat natural dilengkapi dengan bungalow. Fasilitas cukup lengkap dari mulai tempat menginap, peralatan menyelam, hingga kano untuk mengelilingi Pulau Kotok. Air laut di Pulau Kotok sangat jernih sehingga ikan hias dan rumput laut terlihat cukup jelas. Bahkan turis dapat bermain-main dengan ikan hias dengan menabur sobekan-sobekan roti.

Alam Kotok Resort memang menjadi pilihan bagi para penyelam dari dalam dan luar negri. Pengelola menyediakan paket diving untuk menikmati pemandangan bawah laut yang sangat indah. Suasana yang sepi dan tenang di malam hari memberikan kenikmatan tersendiri.

Keunikan penginapan di Pulau Kotok adalah semua kamar menghadap ke pantai. Dengan demikian, setiap orang sambil santai bisa melihat matahari terbit atau terbenam. Selain itu di pulau itu juga terdapat rumah tarzan, sebuah rumah di atas pohon tinggi sehingga seseorang yang menaikinya dapat melihat dengan jelas laut lepas dan alam Pulau Kotok.

Pulau Sepa termasuk salah satu tujuan wisatawan yang ingin menikmati pesona wisata laut, meski tak setenar pulau-pulau lain di Kawasan Kepulauan Seribu namun fasilitas olahraga airnya banyak digemari pengunjung seperti Waterski, Banana Boat, Canoe, Flying Fox, Knee Board, Glass Board, Boat Rental, Snorkling, Scuba Diving dan Jetski.

Perairan Pulau Sepa (Sepa Island) berair jernih di mana gerombolan ikan dan terumbu karang dapat terlihat dengan jelas.Tempat yang alami ini juga menyediakan fasilitas bagi para pemancing dengan terumbu karang yang menjadi habitat ikan.Pulau seluas 7 hektare ini dikelola PT. Pulau Sepa Permai yang membangun cottage dengan suasana lingkungan yang tenang, sepi, dan indah.

Salah satu keunikan wisata Pulau Sepa yaitu Marine Walk, berjalan-jalan dengan leluasa dikelilingi ikan-ikan di dasar laut tanpa perlu bermacam alat selam. Sementara itu, seluruh daratan pulau tertutup pasir putih yang lembut dan dinaungi oleh pepohonan teduh guna melindungi pengunjung dari teriknya matahari pantai. Jika beruntung, pengunjung bisa jumpa dengan biawak atau penyu sedang berjemur di tepi pantai.

Di Pulau Sepa juga ada pusat pemeliharaan penyu sisik karena itu jika dipantai ada telur penyu maka dijaga kondisinya sampai menetas. Setelah telur menetas, tukik atau anak penyu tidak langsung dilepas, melainkan dipelihara lebih dulu di kolam-kolam pemeliharaan hingga usia tertentu.Setelah dua bulan atau setelah penangkaran penyu di Pulau Sepa, tukik di pelihara sampai siap dilepas ke laut.

Penetasan anak-anak penyu tersebut menjadi atraksi tersendiri dan dipelihara hingga mereka siap dilepaskan ke laut lepas. Populasi penyu di dunia kurang lebih ada tujuh spesies. Enam spesies atau sekitar 90 persen tersebar di wilayah perairan Sumatera hingga Irian Jaya. Dari jumlah itu, konon dua spesies atau 30 persennya terkonsentrasi di Kepulauan Seribu, terutama di sekitar Pulau Sepa.

Pulau Sepa memiliki kondisi alam yang sesuai dengan kebiasaan penyu sisik ketika bertelur. Saat akan bertelur, penyu sisik selalu mencari tempat agak tertutup. Penyu sisik tidak mau tempat terbuka, tapi tempat yang agak tertutup dan bersemak. kondisi alam Pulau Sepa memang cukup teduh dan sebagian bersemak, sehingga sangat cocok untuk tempat berkembang biak jenis penyu ini.

Pulau terjauh yang ada di kawasan Kepulauan Seribu adalah Pulau Pantara yang menawarkan fasilitas resor-resor yang lepas dan banyak dikunjungi wisatawan Jepang. Tidak ada paket wisata one day trip pulang pergi dalam satu hari. Para pengunjung yang ingin berlibur kesini diwajibkan untuk menginap

Walau lokasinya paling jauh, fasilitas yang ada disini bisa dibilang paling lengkap. Beberapa fasilitas tersebut antara lain cottage, restaurant, bar,kolam renang, ruang meeting, water sport, lapangan tenis dan dive shop. Pulau ini memang didesign murni sebagai tujuan wisata yang diresmikan oleh Menparpostel Soesilo Soedarman pada 1987 dengan nama Pulau Seribu Marine Resort yang terdiri dari dua pulau yaitu Pantara Barat dan Pantara Timur masing-masing dengan las 10 ha.

Pantainya landai dan mempunyai Restoran yang terletak persis di bibir pantai, merupakan tempat yang romantis saat makan malam tiba. Restoran ini berkapasitas 150 orang dan terdapat pula panggung hiburan di dalamnya.

Dari jauh tampak pohon pohon rindang yang ada di dalamnya dan banyak dikunjungi wisatawan nusantara maupun mancanegara terutama pengunjung dari Jepang karena pengembangan Pulau Pantara pernah dilakukan oleh Perusahaan Penerbagan Jepang atau Japan Airlines ( JAL).

Cottage Pulau Pantara memiliki dinding berjendela besar sehingga mata dapat memandang luas ke luar, apalagi semua cottage dibangun menghadap ke pantai, sehingga mata dapat memandang indahnya pemandangan laut. Pulau ini mempunyai beberapa fasilitas seperti aula kecil berkapasitas  30 orang yang bisa dimanfaatkan juga sebagai ruang discotheque dan Karaoke. Ada juga kolam renang, yang terletak di belakang lobby serta berbagai aktivitas permainan laut seperti  jetski, banana boat, canoe. Buat yang suka menyelam maka  tersedia perlengkapan snorkeling dan diving tentunya.

Aspek keselamatan wisman menjadi perhatian saat melakukan marine sport ( foto: HAS)
Aspek keselamatan wisman menjadi perhatian saat melakukan marine sport ( foto: HAS)

Selain menawarkan paket wisata keluarga , banyak permintaan Fun Outing ataupun Outbound di Pulau Pantara ini. Permintaan Fun Outing dan Outbound merupakan pilihan yang banyak diminati oleh perusahaan perusahaan.

Pulau macan merupakan salah satu pulau yang berkonsep Eco Resort Villages di Kepulauan Seribu. Atmosfir alami di dalam Pulau Macan membuat pengunjung merasa berada di lingkungan konservasi alam yang nyaman. Pulau Macan menawarkan berbagai tipe cottages, seperti Sunset Hut, dimana anda bisa langsung melihat sunset dari kamar.

Semula dikelola sebagai pulau pribadi namun kemudian dikembangkan sebagai eco resort sehingga di Pulau Macan juga kerap dilakukan tindakan pelestarian alam seperti misalnya coral planting. Nantinya, koral-koral baru yang telah dikembangbiakkan, akan ditanam di tempat-tempat baru dan menggantikan koral lama yang telah rusak atau punah karena ulah manusia yang tidak bertanggung jawab.

Pulau Macan terus berbenah menerapkan konsep eco village yang disebut sebagai Tiger Islands Village & Eco Resort. Di sini, kelistrikan didayai oleh solar cell bikinan Jepang, turbin angin, juga sistem distribusi dan penyimpanan energi yang bekerja sama dengan Sundaya, sebuah korporasi yang telah bergerak selama dua puluh tahun lebih di bidang energi.

Selain itu, limbah sampah pulau ini juga dikelola dengan baik, sebagian dijadikan pupuk untuk kebun-kebun mungil pulau ini, sebagian didaur ulang, dan sisanya dihancurkan. Bangunan-bangunan dan produk olahan yang berada di sini juga berkonsep nature-friendly.

Pulau Macan sendiri sebenarnya ada dua yaitu Pulau Macan Besar yang merupakan tempat penginapan, serta Pulau Macan Kecil yang tak tersentuh dan dibiarkan tanpa penghuni. Pulau Macan cenderung lebih sepi dan lebih sedikit dikunjungi dibandingkan pulau resort lainnya.

Pengelola Pulau Macan memang membatasi jumlah tamunya karena mengusung misi pelestarian lingkungan sehingga daya dukung pulau menjadi perhatian utama dan pengunjungnya harus jauh-jauh hari harus melakukan booking di awal.

Sebagian besar bangunan resort dibangun dengan material alami, begitu juga dengan furniturnya yang dibuat dari limbah kayu. Listriknya sebagian besar berasal dari solar panel sehingga menghemat penggunaan solar untuk genset. Mereka juga menampung air hujan, disaring, lalu digunakan untuk berbagai kebutuhan.

Beragamnya pulau wisata di Kepulauan Seribu dengan segala fasilitas pengunjangnya membuat pemerintahan di bawah Presiden Joko Widodo bertekad menjadikan sebagai destinasi wisata prioritas 2016 dan menggenjot penyediaan infrastruktur (accessibilies), atraksi (attraction) dan amenities ( resort, developer dan turis). Nah  Bagaimana hasilnya kita tunggu saja realisasinya.(Hilda Ansariah Sabri)

 

 

Leave a Reply