Menu

Menikmati Keindahan Benua dengan Satu Kereta! Wahhh

Menikmati perjalanan dengan kereta sering menjadi pilihan para traveller. Paul Theroux dalam travelogue “The Great Railway Bazaar” mengungkap romansanya dengan kereta api dari London ke Asia.

Apa yang tidak indah dari alat transportasi itu? Perjalanan nyaman tanpa kemacetan, ketenangan yang dibangun dari geraknya yang terasa perlahan, serta variasi pemandangan seiring kereta melaju.

Salah satu perjalanan kereta yang wajib dinikmati adalah kereta ‘The Ghan’ di Australia. Kendaraan dengan 40 gerbong itu mengantar wisatawan dari ujung selatan sampai ujung utara Australia, dan sebaliknya. Berbagai destinasi yang menggugah dari Adelaide ke Darwin tersaji. Berikut adalah pemandangan-pemandangan menarik sepanjang Anda menaiki The Ghan:

Pemandangan Magis Jalur Adelaide

Memulai petualangan dari Adelaide, tebing-tebing anggun akan menjadi pembuka kekaguman. Selanjutnya, view berganti dengan hijaunya kebun anggur di antara gurun dan kawasan semak belukar Port Augusta.

Siap-siap juga terperangah melihat Dog Fence, pagar terpanjang di dunia. Di sana, kereta akan melesat cepat melalui Cadney Homestead, yaitu pintu masuk menuju gurun Painted Desert yang berdebu.

Tetapi, selanjutnya Anda jangan tutup mata! Di tepi rel akan terlihat kota-kota kecil dan “tanah suci” Aborigin yang telah terjaga selama ribuan tahun.

Pagi harinya, wisatawan akan sampai di perbatasan Teritorial Utara. Wisata terus berlanjut ke Kulgera, kota kecil di padang semak, dan melewati Sungai Fine yang berpasir. Melalui jalur ini Anda harus siap kagum dengan indahnya beragam pemandangan alam sebelum tiba di Kota Alice Springs.

Tourism Australia Wujudkan segera perjalanan lintas benua dalam satu kereta dengan The Ghan

Menjelajah pedalaman

Mampir ke Alice Springs, wisatawan akan bertemu dengan para pecinta pedalaman. Kota-kota kecil Aborigin bisa ditelusuri sambil mendengarkan sejarahnya dari pemandu suku Arrernte Tengah. Anda bisa menemukan peternakan unta, kehidupan burung, dan hewan liar di Taman Gurun Alice Springs.

Untuk menikmati keindahan gurun, Anda bisa memilih helikopter atau ATV melintasi Simpson’s Gap dan Larapinta Trail. Jika ingin santai, wisatawan bisa menaiki bus selama 70 menit dan turun ke tempat wisata sesuka hati.

Selanjutnya, jika kembali menaiki kereta di sore hari, perjalanan Anda akan disuguhi indahnya matahari terbenam di Kota Alice Springs.

Kota Perintis Bersejarah

Setelah berpacu melintasi kota tambang emas Tennant Creek, sampailah di Katherine. Kota ini memiliki ngarai-ngarai cantik yang saling berhubungan. Salah satunya adalah ngarai Katherine Gorge dengan tebing-tebing berbatu pasir.

Menaiki kano sepanjang Sungai Katherine juga tidak boleh ketinggalan. Ada burung-burung dan satwa Taman Nasional Nitmiluk yang bisa dilihat dari dekat. Katherine bisa dijelajahi dengan menaiki bus untuk mengunjungi lokasi menarik seperti Railway Museum, Springvale Homestead, dan galeri seni Aborigin.

Tourism Australia Perjalanan The Ghan memang berakhir di Darwin, tetapi bukan berarti petualangan selesai. Kota ini menyiapkan indahnya pemandangan tropis.

Seolah Melewati Perang Dunia II

Dari Katherine, kereta akan melalui kota tambang emas tua Pine Creek dan Adelaide River. Kedua tempat ini dulunya menjadi markas persiapan tentara Jepang pada Perang Dunia II. Tempat ini juga merupakan pemakaman perang satu-satunya di Australia.

Berjemur di Kota Darwin

Perjalanan The Ghan memang berakhir di Darwin, tetapi bukan berarti petualangan selesai. Kota ini menyiapkan indahnya pemandangan tropis. Ada taman berbunga indah, pelabuhan, dan objek wisata bersejarah. Manjakan kulit dalam guyuran sinar mentari di berbagai festival dan pasar terbuka yang tersedia.

Tidak hanya itu. Melalui Darwin wisatawan juga bisa mengunjungi air terjun dan kolam bebatuan Taman Nasional Litchfield. Atau, bisa juga menyebrang untuk melihat komunitas penuh warna di Kepulauan Tiwi.

Penulis : Anne Anggraeni Fathana
Editor : Latief

Leave a Reply