Menu

Tamasya Pegunungan di Swiss

Apa yang terbayang dalam benak anda ketika mendengar nama Swiss? Cokelat, jam tangan, atau barangkali puncak-puncak bersalju pegunungan Alpen? Tidak salah memang, tetapi masih banyak alasan untuk mengunjungi Negara seluas 41 km2 di kawasan Eropa Tengah ini. Dari Jakarta, perjalanan ke Swiss biasanya menuju Geneva, salah satu dari dua kota yagn dikenal mendunia, selain Zurich. Geneva merupaka nkota dengna populasi penduduk terbanyak kedua di Swiss setelah zurich.

Geneva bisa dibilang kota global karena merupakan pusat keuangan dan diplomasi dunia. Banyak organisasi internasional memiliki kantor di kota yagn terletak di tepi Danau Geneva ini. Salah satu tempat menarik yagn bisa disimak di Geneva adalah kastel Cillon yang berada di pinggiran danau. Jangan lewatkan pula kesempatan mengunjungi Flower Clock dan Gedung PBB, serta melihat Jet d’eau di Danau Geneva. Petualangan dapat dilanjutkan ke Montreux, kota di Distrik Riviera-Pays d’Enhaut yagn juga terletak di tepi danau Geneva dan kaki pegunungan alpen.

Dari lokasinya dapat dibayangkan keindahan tamasya di tempat ini. Tak perlu berlama-lama, lanjutkan perjalanan ke Interlaken, kota di kawasan Bodeli, antara Danau Thun dan Danau Brienz. Dari sini, pengunjung biasanya bersiap-siap untuk menuju “Puncak Eropa”, nama yang disematkan bagi Jungfraujoch dengan ketinggian 4.158 meter dpl. Perlintasan dipegunungan itu dapat dicapai dengan kereta khusus. Di Interlaken, anda juga dapat menikmati suasana kota sembari berbelanja aneka souvenir khas Swiss, seperti jam tangan, pisau lipat, atau cokelat.

Dari Interlaken, perjalanan dapat dilanjutakan ke Zermatt. Ini akan menjadi pengalamn yang memanjakan mata karena sepanjang jalan anda dapat menikmati tamasya indah pegunungan. Di kaki Gunung Matterhorn, anda juga dapat menghirup segarnya udara kota bebas polusi. Anda akan mengunjungi Kelin matterhorn/gornegrat dengan kereta gantung untuk melihat keindahan gunung Matterhorn dengan ketinggian 4.478 meter dpl dengan salju abadinya. Perjalanan kemudian dapat dilanjutkan lagi menuju Stasiun Tasch.

Tak sabar untuk kembali berbelanja, silakan anda berkunjung ke Foxtown Factory Outlet, tempat berbagai macam brand ternama Burberry, Salvatore Ferragamo, Gucci, Armani, dan lain-lain bisa dikunjungi. Dari sini, perjalanan dapat dilanjutkan menuju Lugano yagn terkenal dengan Danau Lugano. Pegunungan alpen Swiss memiliki ‘ratu’. Ini adalah sebutan untuk St.Moritz, kota resor di Pegunungan Alpen yagn merupakan tujuan berlibur populer bagi kalangan jet set dan sala hsatu resor ski termahal di dunia. Dari Lugano, St Moriz dapat  dicapai melalui kota Ardematt.

Puas dengan tamasya alam, saatnya anda kembali ke ‘peradaban’. Tujuan berikutnya adalah Bern, ibu kota Swiss. Kota ini termasuk dalam UNESCO World Heritage sejak 1953. Tidak heran, banyak karya seni dan budaya terdapat di kota bersejarah ini. Anda jangan melewatkan kunjungan ke kota tua, tempat berdirinya menara jam Zytglogge, air mancur  Zohringen, Gedung Parlemen, dan kathedral St Vincet. Yang tak boleh dilewatkan tentu saja Bear park, yang menajdi ikon kota Bern.

Kunjungan ke Swiss tak akan lengkap jika belum bertandang ke Zurich, kota terbesar di Swiss. Di sini, andadapat menyimak Danau Zurich dengan pemandangan yagn indah, Fraumunster, Gereja Gromunster, dan Gereja St Peter yang menajdi awal sejarah dari kota Zurich ini.

Leave a Reply